Menurut survei yang dilakukan oleh Sony Ericsson awal bulan Juni, para pendengar muda yang tak sabaran juga dapat mempengaruhi tingkat penjualan dalam industri musik. Kebanyakan konsumen tersebut cenderung hanya membeli track single saja daripada membeli sebuah album.
Riset tersebut juga mengindikasikan bahwa remaja berumur 18 sampai 24 tahun sering mengganti-ganti musik yang mereka dengar untuk mencari reaksi emosional yang sesuai dengan perasaan mereka. Untuk menceriakan suasana (29% responden), menenangkan diri (8%), memberi semangat kerja (9%) atau menjadi lebih waspada (6%).
Dave Hilton, kepala pemasaran Sony Ericsson di Inggris dan Irlandia berkomentar, "Kami meramalkan tren mendengarkan lagu sekarang sedang berubah dan riset juga mendukung hal ini. Kita sekarang mengonsumsi musik untuk disesuaikan dengan gaya hidup kita yang padat - musik yang cepat sesuai dengan jadwal kerja."
"Sebagai penyedia musik, kita perlu beradaptasi dengan tren yang baru ini dan berusaha memudahkan semua orang untuk menikmati musik seiring dengan kegiatan mereka."Source from : www.kapanlagi.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar